Tiap
kosakata di hidup ini ada lawannya. Hitam lawannya putih. Atas lawannya bawah.
Kucing lawannya tikus. Atau kadang kucing juga bisa berantem sama anjing. Tapi
gue gak mau ngomongin tentang anjing yang berantem sama kucing terus ditonton
tikus hitam dari atas. Gue Cuma agak tertarik dengan lawan kata “pertemuan”.
Yaitu “Perpisahan”. Allah maha adil. Dia menciptakan hal yang selalu ada
pasangannya. Tiap pertemuan pasti ada perpisahan. Beberapa orang mungkin kesel
mendengar klise ini. “Tiap pertemuan pasti ada perpisahan”. Terutama bagi orang
yang putus atau meninggalkan suatu hal yang dia sukai. Padahal kalimat tersebut
bisa disikapi dengan hal yang positif. Mungkin mereka yang gak suka dengan
kalimat itu akan berkata. “Arghh,kenapa selalu ada perpisahan??”. Sebagian dari
mereka mengucapkan itu dengan nada iklan pulsa. Mereka mau gak ada kata
perpisahan di dunia ini. Bakal terjadi ketidakseimbangan.
30 Okt 2013
26 Okt 2013
Menara yang Menarik
Perubahan terkadang membuat kita merasa gak enak atau aneh.
Misalnya aja kalo gue abis potong rambut. Gue selalu merasa aneh kalo ngeliat
di kaca *walau emang biasanya aneh sih. Kalo gue abis potong rambut dan ngeliat
ke kaca atau cermin. Gue seperti ngeliat seseorang yang bukan gue. Dalem hati
gue terjadi dialog,”Ini siapa?” atau “Ini beneran gue?” . Atau kadang “Ih kamu
kok ganteng banget sih han?” *oke yang ini jijik. Tapi entah kenapa tiap gue
potong rambut selalu mendapatkan hasil berbeda. Emang sih gue kalo motong
rambut gak pernah satu tempat. Yang penting tempatnya lagi kosong. Pasti gue
langsung cukur disitu. Gue gak suka nunggu.
21 Okt 2013
Stres ujian "Organik"
Ujian
kembali gue alami. Seperti kata pepatah ‘ jika kita ingin naik kelas.maka kita
akan diuji’. Gue bukan lagi mau naik kelas. Tapi mau lulus dari sekolah kimia
ini. Logikanya kalo ujian dalam taraf “ingin naik kelas” aja udah susah.
Apalagi yang “ingin lulus”. Itu logika yang hampir bener. Hari ini gue hampir
frustasi dibuat soal ujian yang membuat gue lebih sering ngemil paramex dari pada makan nasi. Beberapa dari soal
sangat tidak bersahabat. Seperti menantang gue. Soal itu gak ada habis-habisnya
buat nanya. Mungkin hal ter”kepo” di dunia adalah soal ujian.